Pengantar Statistik

PENDAHULUAN

Statistika sudah ada sejak adanya peradaban manusia. Sebelum Masehi, negara-negara seperti Mesopotamia (Babel), Mesir, dan Cina mengumpulkan statistik untuk
memperkirakan berapa banyak pajak yang harus dibayar setiap orang, berapa banyak hasil pertanian yang dapat dihasilkannya, dan sebagainya. Ketika kita membaca surat kabar atau artikel, baik yang ilmiah maupun tidak terlalu ilmiah, sering kali penggunaan angka-angka statistik tidak terhindarkan. Tanpa disadari, hal ini telah menjadikan kita lebih familier dengan ilmu statistika itu sendiri. Sebagai mahasiswa ilmu ekonomi, Anda tentu tidak hanya diharapkan mampu membaca angka-angka atau laporan-laporan statistik dengan benar. Anda pada akhirnya diharapkan mampu mengolah dan menyajikan laporan statistik secara benar dan akurat. Dalam kehidupan sehari-hari, terdapat banyak sekali informasi, sebagian benar, dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan sebagian lainnya tidak. Mengambil kesimpulan atau bahkan keputusan hanya berdasarkan kira-kira saja tentu bukan suatu langkah yang tepat secara ilmiah.

Ilmu statistika menyediakan banyak metode yang dapat membantu kita dalam menentukan pilihan-pilihan kesimpulan atau keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Statistika dimulai dengan pengumpulan dan penyajian data dan berkembang pesat dengan penemuan teori probabilitas dan teori keputusan, yang penting dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikannya valid di semua bidang, termasuk manajemen, teknik, Ekonomi, Ilmu Politik, dan Ilmu Sosial. Statistika memasuki bidang pengambilan keputusan pada 1950-an melalui generalisasi dan prediksi variabel risiko dan ketidakpastian. Statistik memiliki kelebihan dan berhubungan langsung dengan banyak aspek kehidupan manusia. Jadi apa sebenarnya arti statistika ini? Perbedaan harus dibuat antara statistika dan istilah statistik yang akan kita bahas ditopik selanjutnya secara lebih mendalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *